08 Maret 2012

I for Innocence

lelaki berkemeja merah itu telah menarik perhatian mataku, menyentuh hatiku dan menghentikan nafasku.
perbincangan tak bermakna yang terjadi sungguh amatlah terasa olehku. kurasakan apa yang berlainan dengan apa yang kulihat. kau mengetahui apa yang tak seharusnya kau ketahui tentangku. itu sudah lebih dari indah bagiku.
paling tidak kau adalah orang yang mengganggap keberadaanku dengan baik, dann sangat manghargaiku. tapi...
lagi-lagi jalan menuju pelangi itu harus melewati jurang yang amat dalam, sehingga kuhanya bis amelihatmu dari kejauhan tanpa bisa menggapaimu.
entah dari mana awalnya ku mulai menyukaimu, entah darimana aku mulai suak melihat setiap gerak gerikmu, entah sejak kapan aku mulai peduki akan apa yang kau hirup, apa yang kau gunakan, apa yang kau lakukan ketika aku tak bersamamu.
AKU MENYUKAIMU SANGAT !
WAHAI ANDA !

C for Crazy N for Nice and D for drugs

terlalu sederhana untuk dipikirkan , tapi terlalu rumit untuk dirasakan.
merasakan keindahan yang selama ini tak pernah kutemukan. merasakan ketenangan yang semenjak lama tak pernah kutemukan kembali. tapi, aku tau tuhan akan selalu memberikan jawaban untuk setiap untai kegelisahan yang dirasakan umatnya. sulit bagiku untuk membedakan cinta dan kagum . awalnay aku kira ini hanyalah rasa kagum , tapi aku ingin memilikkinya . akhirnya aku pikir bahwa ini adalah cinta. tapi entahlah , belum terlalu besar untuk disimpulkan sebagai sebuah perasaan yang suci. ya aku mengaguminya, aku amat sangat menyukainya. apapun yang dia ucapkan begitu menenangkan, tak ada rasa yang diinginkan seorang wanita selain dibuai dengna kenyamanan oleh seseorang yang di sukai.
tuhan, aku menyukainya..
tuhan aku mengaguminya..
tuhan aku membutuhkannya ..
tappi tuhan aku tak menginginkannya..
walaupun dipisahkan oleh surga dan neraka aku rela tuhan..